Soal Hastag Uninstal BukaLapak, Si Zaky Minta Maaf. - Tempuhtamah.com

"Sedang Dalam Reparasi"

f

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Friday, February 15, 2019

Soal Hastag Uninstal BukaLapak, Si Zaky Minta Maaf.



Berbagai isu bukan hanya mulai mencuat dari banyaknya jenis pengeroyokan massal soal ketidak sopanan politik menelan mentah-mentah kebijakan dan tindakan yang di anggap selalu saja main hantam dari belakang. Tidak ada lagi pertanyaan soal Ada apa ini, namun ini lebih pada sudah saatnya atau belum, kita harus benar-benar bijak menelaah dan menelan sesuatu yang di anggap kurang normal.

Isu demi isu telah menemani telinga kita menjelang debat ronde kedua Pilpres 2019 ini. seiring dengan maraknya pemberitaan yang berujung pencitraanpun masih sangat tidak bisa padam. berlomba-lomba siapa yang paling islami, siapa yang paling dekat dengan Ulama, adalah sorotan terkini yang mengasuh otak kita dalam anggapan keras menentang ghibah namun sebagai fakta yang tak kunjung reda kita tidak mampu berhenti melihat "yang menurut kita aneh". 

Bagaimana tidak, soal agama sudah seakan menjadi makanan renyah yang selalu di kunyah dengan nikmat oleh politisi di negeri ini. gaya macam apa ini. seperti "kita kembali pada" pembahasan Siapa yang paling islami. mengapa semudah itu isu ini bisa hadir dengan lengkap menerjemahkan keikut sertaan agama untuk pencitraan, sementara Ibadah tidak boleh diperlihatkan apalagi dengan sengaja dipertontonkan khalayak ramai. kita tahu itu. 

Hilangnya kesadaran untuk mengharagai Perbedaan itu kadang sangat tampak jelas. hal itu datang dengan hal baru, dari Si Zaky. Bos Buka Lapak yang baru-baru ini ikut "terseret" dengan isu yang berkembang.  yang mengharuskan ia minta maaf kepada Netizen terkait Cuitannya Di twitter "Predien Baru". detik.com menyebutkan bahwa Karena Pendukung Jokowi marah, maka hastag/tagar #UnistalBukaLapak pun menjadi viral dengan seketika. zaky dengan kesiapannya menyampaikan bahwa memang itu adalah permasalahan yang tidak mengada-ngada. CEO BukaLapak itu menambahkan bahwa dalam 20 sampai 50 tahum ke depan Indonesia perlu investasi dalam riset dan SDM kelas tinggi agar tidak kalah dibanding negara-negara lain.



Berhubung ini tahun yang sangat panas, matahari kian mendekat (gak nyambung), cuaca dan suasana mudah melebar dari hal kecil menjadi besar, maka kita selaku pemilih dan kita adalah penentu dari "siapa" yang akan berkuasa nanti agar lebih bijaklah dalam memilih. kita harus cerdas mulai saat ini. cairkan suasana yang kian memanas ini. indonesia harus bersatu, karena kalau saja karena pemilu membuat kita gagal bersaudara maka hancurlah segala interkasi yang kita bangun bersama.














3 comments:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here