Belum Siap Menikah?, Maka Bersiaplah. - Tempuhtamah.com

Tempuhtamah.com

"Penambah wawasan, penelaah pandangan, menjejar opini"

f

Breaking

Post Top Ad

Tuesday, March 17, 2020

Belum Siap Menikah?, Maka Bersiaplah.

http://www.sukita.info/wp-content/uploads/2018/05/kapan-nikah-2.jpg













Sepanjang perjalanan seseorang, kita tidak mampu melihat secara keseluruhan tentang apa yang mereka inginkan sebelum mencapai sesuatu yang mereka dambakan. Ada yang dominan memikirkan bagaimana di masa depan, ada pula yang hanya menikmati hari ini tanpa memikirkan esok hari apalagi soal masa depan. 
Bicara masa depan, banyak sekali pertanyaan terlontarkan dari berbagai macam kalangan tentang pernikahan. Sudah waktunya memang jika umur sudah menginjak 25 tahun, tapi ada hal yang lebih penting dari itu. Inilah yang akan kita pertimbangkan bersama mengenai bagaimana seharusnya bersikap bijak terhadap pertanyaan yang sering memilukan itu. 

Berbagai macam alasan yang memang bisa masuk akal mengenai seseorang yang belum menjalankan ibadah panjang ini. Sekilas memang tidak ada yang harus dipikirkan, tapi secara mental ini sagat diperlukan sekali. Ada banyak pertimbangan dan mungkin bisa dijadikan cerita bagi kita semua bahwa setiap perpindahan dan transisi dimana seseorang yang memantapkan diri menjalani rumah tangga, maka hal yang paling utama ada kesiapan.

Kesiapan mental, Jasmani dan rohani, emosional, spiritual dan finasial. ketika hal ini sekiranya sudah bisa dijalankan, makan jangan harap ada pertikaian kecil dalam rumah tangga nantinya akan menjadi besar, melainkan akan selalu menemukan titik solusi untuk selalu berpengan teguh agar selalu bersama, dan tidak sama sekali saling menyalahkan.

Perkara mental atau bisa kita sederhanakan lagi menjadi sesuatu yang sangat diperlukan dalam menemukan solusi ketika ada dalam sebuah masalah, bukan tidak mungkin banyak yang mengalami masalah hanya "karena" hal kecil yang tak perlu terjadi menjadi masalah besar yang tidak bisa terkendali oleh pikiran-pikiran yang tak memenuhi syarat mental yang cukup. 

Tidak begitu lebar arah bicara kita kali ini, hanya saja ingin sedikit berbagi pengalaman dari hati rekan yang mungkin sedang dilanda cemas karena pertanyaan-pertyanyaan saat itu. 

Semoga kita lebih bijak dan sempurna dalam berpikir.













No comments:

Post a Comment